Minggu, 29 Desember 2013

Papua Merdeka Bukan Cinta Uang "Tetapi Menjaga Moral"



Papua-melihat banyaknya situasi dari masyarakat yang terus menerus menuntut kemerdekaan papua lepas dari indonesia  membuat sebagian elit politik lepas kendali dan pemimpin pemerintahan pun ikut-ikutan membelot dari hati nurani masyarakat maupun dirinya sendri yang membuat bingung masyarakat, dengan kerasnya ncaman yang di berikan oleh pemerintah pusat dalam hal program pembangunan yaitu pemberian status papua dalam otsus plus yang selama ini membuat pertanyaan besar  dalam masyarakat, maupun jajaran pemda propinsi dan kabupaten dengan banyaknya pemekaran kabupaten dan penyususn program ini dengan pembagian wilaya akan menjadi polemik dalam setiap pembagunan karena imbasnya dirasakan suatu saat nanti ketika pembangunan telah berjalan, namun selama ini bila ditarik sebuah kesimpulan dasar dari pikiran pemimpin papua yang sementara masi berada dalam jajaran birokrasi dari propinsi hingga kabupaten seperti memihak kepada pusat dalam hal seenaknya saja membuat suatu program pembangunan yang akhirnya menjadi sebuah kericuhan kekacauwan dalam hal memberikan sebuah bahasa yang di muat dalam surat kabar
pemimpin papua lebih tepatnya kita berikan julukan pemimpin yang bermuka uang atau cinta uang bahkan harga dirinya telah di belih oleh uang yang begitu banyak, seperti conto saja bupati puncak saat ini pak ibo dengan menipu suatu isu politik memakai nama opm turun dari hutan yang berjumblah 100 orang untuk bergabung dengan indonesia padahal itu hanya sebuah kasus penipuan bahkan goliat tabuni dalam temu persnya bisa dilihat didalam situs resmi opm bahwa ' mereka tidak ada yang bergabung dengan indonesia atau menyerahkan diri bergabung dengan nkri sampai papua merdeka 'begitu jawab goliat tabuni" dan mantan bupati puncak yang kini menjabat sebagai gubernur provinsi papua itu mengeluarkan stecmen bahwa semua kabupaten yang berhasil membujuk sudara kita yang dihutan akan mendapatkan sejumblah uang luar biasa pemimpin papua yang bermoral kurang bagus tetapi dalam halini mungkin ada sebua permainan antara bupati puncak dan gubernur lukas enembe
tolong kepada semua generasi muda bahwasanya kita sebagai generasi bangasa papua jangan kita bermoral rusak karena kita menjual harga diri kita kepada uang  sungguh cukuplah suda pemimpin kita yang melakukan tetapi kita jangan karena dosa sekecil apapuan yang kita buat itu adalah dosa.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar